Kamis, 28 April 2011

Tuhan, Aku Ingin Menangis


Ya Allah..
Pikiran ini mulai lelah..
langit serasa mulai menggencet badan ini
Serasa tak ada ruang untukku bernafas
Pertanda Aku mulai patah arang..
Disaat aku memikirkan "Kemanakah kaki ini harus melangkah?"

Ya Allah..
Hambamu yang lemah ini takut
Hambamu ini ingin menangis dihadapan-MU
Hambamu ini tak kuasa
semakin terpuruk di gelombang nestapa
Tersirat dibenakku "Apa yang akan ku lakukan?"

Ya Allah..
Sebuah cita-cita yang selama ini kupendam
Yang tak seorangpun tau akan rencana yang sudah kubuat rapi ini..
Tapi aku tahu, tuhan..
Rencana itu tak akan berjalan mulus sesuai harapan..
karena semua itu bisa berubah bersama berjalannya waktu..
dan hal yg sudah direncanakan terbungkus rapi itupun tak akan menjamin menjadi sebuah kenyataan yang diharapkan nantinya

Ya Allah..
Cita-cita itu sudah ku niatkan sejak kecil
Cita-cita seorang bocah yang tak tahu apa-apa
Cita-cita yang terpendam sampai hamba dewasa kini
Ingin meraih Impian itu ya Allah..
Tak Kuasa rasanya hambamu ini untuk meraihnya..

Ya Allah..
Cita-Cita itu adalah..
Aku ingin memberangkatkan orangtuaku naik haji..
Ya Allah.. bisakah aku meraih impian itu?
Ya Allah.. Hamba sadar..
Kemampuanku standar.. aku takut akan masa depanku ya allah..
semua tak bisa menjamin apa-apa..
Disaat itu hamba berpikir "Bisakah aku mewujudkannya?"

Ya Allah..
Terkadang Hambamu ini putus asa
Selalu pesimis..
Selalu kujauhkan pikiran itu
Tetapi Hamba tak mampu..
Aku tak Bisa..

Sudah terlalu banyak kekecewaan yang ku perbuat terhadap mereka
Dimana Kebahagiaan orangtuaku?
Mau jadi apa kau, CHAN AYARUI NINA??
Jadilah orang sukses!! berusahalah!
Dirimu ini selalu menyemangatimu..
Tetapi tetap tak bisa.. siapakah pemilik hati ini?

Ya Allah..
Jiwa ini mulai rapuh..
Ya Allah..
Aku terlahir didunia ini untuk apa?
Ya Allah..
Aku ingin membahagiakan orangtuaku
Aku tak ingin menjadi beban pikiran mereka..

Ya Allah, Aku Ingin Menangis

-Chan Ayarui Nina-
28 April 2011 -19:20 WITA-

2 komentar:

Chan mengatakan...

Afwan ne baru tengok lagie..

sepakat bgt ama postingan dede Nina Chan nech..
adakalanya kita rindu menangis.. ^_^

Jom, tengok karya ka'chan juga yer..

Ayarui Nina Chan mengatakan...

waaa.. apa kabar kak chan? :D
waduh.. bahasa malaysia nih.. hee.. tak kira orang malaysia darimana?? ternyata kak chan hehee :)

Iya kakak, gak apa apa.. hehe.. terima kasih kak chan sudah baca sebuah karya gaje ini.. hee.. malu dibaca kak chan nih.. masih bnyak kekurangan.. iya kak.. saya tengok karya kak chan juga nih.

sip deh kak chan karya kk makin hari makin kritis aja.. hee.. semangat berkarya ya kak!! :D